https://jurnal.machung.ac.id/index.php/parsimonia/issue/feedParsimonia - Jurnal Ekonomi dan Bisnis2025-10-17T09:04:32+00:00Uki Yonda Aseptauki.yonda@machung.ac.idOpen Journal Systems<p>Jurnal Parsimonia adalah jurnal ilmiah dalam bidang akuntansi, manajemen dan bisnis yang<br>diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ma Chung Malang. Jurnal ini diterbitkan<br>dengan tujuan menjadi media publikasi artikel berbasis riset bagi para mahasiswa, akademisi dan<br>praktisi di bidang akuntansi, manajemen, bisnis dan bidang lain yang berkaitan erat dengan ketiga<br>tema tersebut.Tulisan maupun pendapat yang dimuat dalam jurnal ini adalah berasal dari setiap penulis dan<br>tidak mewakili editor maupun Universitas. Jurnal Parsimonia menerima karya asli yang belum<br>pernah dipublikasikan di jurnal lain. Sesuai dengan arti namanya, Jurnal Parsimonia menerima<br>karya yang sederhana namun memberikan dampak dan manfaat yang besar dalam pengembangan<br>ilmu dan praktik akuntansi, manajemen dan pengembangan bisnis di Indonesia.</p> <p> </p> <p> </p>https://jurnal.machung.ac.id/index.php/parsimonia/article/view/1321ANALYSIS OF CONSUMER PREFERENCES GEN Z IN PURCHASING DOUGHNUTS USING THE CONJOIN METHOD2025-10-14T10:59:13+00:00Nastiti Putri Rahayukrismi.budi@binus.ac.idKrismi Budi Sienatrakrismi.budi@binus.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi preferensi konsumen terhadap atribut produk, yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan bisnis dan perencanaan strategi pemasaran. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis konjoin. Enam belas stimulus diuji, diturunkan dari desain ortogonal, berdasarkan lima atribut utama: (1) Topping, (2) Filling, (3) Ukuran, (4) Kemasan, dan (5) Harga. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konsumen lebih menyukai donat dengan topping buah segar dan isian cokelat yang kaya. Ukuran donat 9 cm adalah yang paling disukai, karena menawarkan rasa cukup dan puas. Kemasan kotak mika dianggap lebih premium dan praktis, sementara kisaran harga Rp17.000 – Rp22.000 dianggap wajar untuk kualitas yang diberikan. Selain rasa, konsumen sangat menghargai daya tarik visual dan kenyamanan produk, termasuk desain dan ukuran kemasan. Hasil ini memberikan wawasan strategis untuk memprioritaskan pengembangan produk yang menekankan kualitas, inovasi rasa, dan desain yang menarik. Dengan menyelaraskan atribut produk dengan preferensi konsumen, bisnis dapat memperkuat loyalitas pelanggan dan memperluas pangsa pasar mereka.</p> <p><strong> </strong></p>2025-10-14T10:58:35+00:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.machung.ac.id/index.php/parsimonia/article/view/1033Pengaruh Governance, Risk, and Compliance, dan Intellectual Capital terhadap Kinerja Perusahaan dengan Leverage sebagai Pemoderasi2025-10-15T02:51:48+00:00Sienny Jesica Carolinasiennyyyjc@gmail.comDaniel Sugama Stephanusdaniel.stephanus@machung.ac.idBagas Brian Pratamabagas.brian@machung.ac.id<p>Kinerja keuangan adalah salah satu faktor yang mampu menunjukkan seberapa baik suatu perusahaan untuk menggapai tujuannya. <em>Governance, Risk, Compliance</em> (GRC) merupakan sebagai alat penilaian baru guna mengukur kinerja keuangan perusahaan dikarenakan belakangan ini diharapkan perusahaan tidak hanya terfokus pada labanya saja, tertapi juga terfokus pada lingkungan bisnisnya. Penerapan GRC dan IC tidak dapat dipisahkan dari aktivitas pencapaian kinerja keuangan perusahaan. Pertambahan <em>value added</em> pada karyawan akan membantu pelaksaan fungsi tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan yang efektif meruapakan salah satu solusi untuk organisasi di sektor publik maupun swasta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan teori sumber daya. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah perusahaan peraih Top GRC <em>Award</em> tahun 2019—2022 yang terdaftar dan tidak terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Variabel independen yang digunakan meliputi <em>governance, risk, complaine</em> dan <em>intelletual capital</em>. Variabel moderasi yang digunakan yaitu <em>leverage</em>. Variabel kontrol yang digunakan yaitu ukuran perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GRC berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan <em>intellectual capital</em> tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. <em>Leverage</em> hanya mampu memoderasi hubungan antara GRC terhadap kinerja keuangan dan <em>leverage</em> tidak mampu memoderasi hubungan IC terhadap kinerja keuangan.</p>2025-10-15T02:51:48+00:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.machung.ac.id/index.php/parsimonia/article/view/1303Green Banking Pengaruh Green Banking dan Kualitas Audit Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan2025-10-15T03:39:40+00:00Elza Bertha Janeberthaelza@gmail.com<p>Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan <em>green banking</em> dan kualitas audit terhadap kinerja keuangan perbankan di Indonesia. Kinerja keuangan diukur melalui <em>Return on Assets</em> (ROA) dan <em>Return on Equity</em> (ROE), dengan ukuran perusahaan digunakan sebagai variabel kontrol. Kinerja keuangan dipandang sebagai tolak ukur utama keberhasilan pengelolaan perusahaan, sementara green banking mencerminkan komitmen bank terhadap keberlanjutan lingkungan, dan kualitas audit menunjukkan tingkat keandalan informasi laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan sampel tujuh bank yang tergabung dalam <em>Green Banking Pilot Project </em>selama periode 2017–2023 dengan total 49 sampel. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda berbasis <em>Partial Least Squares Structural Equation Modeling</em> (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>green banking</em> berpengaruh positif terhadap ROA dan ROE, yang berarti penerapan prinsip keberlanjutan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan aset serta pengembalian terhadap modal pemegang saham. Sementara itu, kualitas audit berpengaruh positif terhadap ROA, namun tidak signifikan terhadap ROE. Hal ini mengindikasikan bahwa audit yang berkualitas dapat mendukung efisiensi operasional, tetapi tidak berdampak langsung pada pengelolaan ekuitas. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya penguatan praktik keberlanjutan dan pengawasan melalui audit yang baik untuk meningkatkan kinerja keuangan, serta perlunya strategi manajerial yang lebih komprehensif agar pengembalian ekuitas dapat dioptimalkan.</p>2025-10-15T03:36:40+00:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.machung.ac.id/index.php/parsimonia/article/view/1323Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak dan Pemeriksaan Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Dengan Kepatuhan Wajib Pajak Sebagai Variabel Moderasi2025-10-15T04:40:27+00:00Dinda Kurnia Ramadhani Batubara00dindaramadhani@gmail.comDesi Ikadesi.ika1282@gmail.com<p>Indonesia merupakan negara berkembang yang sedang gencar melakukan pembangunan nasional, pembangunan nasional adalah kegiatan yang berlangsung terus menerus dan berkesinambungan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Setiap tahun pemerintah berusaha meningkatkan penerimaan pajak untuk menutupi pengeluaran. Pada KPP Pratama Medan Timur penerimaan pajak masih belum mencapai target hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran wajib pajak dalam membayar pajak serta melaporkan pajaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kesadaran Wajib Pajak dan Pemeriksaan Pajak terhadap Penerimaan Pajak dengan Kepatuhan Wajib Pajak sebagai variabel moderasi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian adalah wajib pajak yang terdaftar di KPP Pratama Medan Timur, dengan jumlah 100 wajib pajak. Analisis data yang digunakan adalah Moderate Regression Analyze (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesadaran Wajib Pajak dan Pemeriksaan Pajak berpengaruh terhadap Penerimaan Pajak. Kepatuhan Wajib Pajak mampu memoderasi hubungan Kesadaran Wajib Pajak terhadap Penerimaan Pajak, dan Kepatuhan Wajib Pajak tidak mampu memoderasi hubungan Pemeriksaan Pajak terhadap Penerimaan Pajak.</p>2025-10-15T04:40:27+00:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.machung.ac.id/index.php/parsimonia/article/view/1325Pengaruh kualitas produk,kualitas pelayanan,store atmosphere dan customer experience terhadap kepuasan pelanggan di sepasi coffee2025-10-17T09:04:32+00:00Rizkianto Adi Saputrarizkiantoas12@gmail.comCahyaningtyas Ria Uripicahyaningtyasriauripi@unwiku.ac.idAkbar Pahleviakbarpahlevi84@gmail.com<p><span class="s16"><span class="bumpedFont17">Pesatnya pertumbuhan industri </span></span><span class="s21"><span class="bumpedFont17">coffee shop</span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont17"> di Purwokerto mendorong persaingan yang semakin kompetitif, sehingga pemilik usaha perlu memahami faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pelanggan guna mempertahankan eksistensinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk, kualitas pelayanan, </span></span><span class="s21"><span class="bumpedFont17">store atmosphere</span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont17">, da</span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont17">n </span></span><span class="s21"><span class="bumpedFont17">customer experience</span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont17"> terhadap kepuasan pelanggan di Sepasi </span></span><span class="s21"><span class="bumpedFont17">Coffee</span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont17">. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 110 responden yang dipilih dengan teknik </span></span><span class="s21"><span class="bumpedFont17">snowball sampling</span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont17">. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara parsial, kualitas produk, kualitas pelayanan, </span></span><span class="s21"><span class="bumpedFont17">store atmosphere</span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont17">,</span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont17"> dan </span></span><span class="s21"><span class="bumpedFont17">customer experience</span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont17"> masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi strategi yang terfokus pada peningkatan mutu produk, pelayanan yang responsif, suasana toko yang nyaman, serta pengalaman pelanggan yang menyenangkan mampu mendorong peningkatan kepuasan konsumen. Hasil penelitian ini memperkuat teori </span></span><span class="s21"><span class="bumpedFont17">Stimulus-Organism-Response</span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont17"> (SOR), yang menjelaskan bahwa rangsangan dari lingkungan toko memengaruhi emosi pelanggan yang beru</span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont17">jung pada perilaku kepuasan. Dengan demikian, manajemen Sepasi </span></span><span class="s21"><span class="bumpedFont17">Coffee</span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont17"> disarankan untuk mempertahankan dan mengembangkan elemen-elemen yang berkontribusi positif terhadap pengalaman pelanggan secara menyeluruh.</span></span></p>2025-10-17T09:04:32+00:00##submission.copyrightStatement##